Jika Anda berkunjung ke Banda Aceh, ada satu tempat yang wajib Anda kunjungi untuk merasakan jejak sejarah yang mendalam: Wisata Kapal Apung Lampulo. Di sini, sebuah kapal besar bertengger di atas atap rumah, menjadi saksi bisu dari dahsyatnya gelombang tsunami yang menghantam Aceh pada 26 Desember 2004.
Bencana dahsyat itu meluluhlantakkan seluruh kota, meruntuhkan rumah-rumah, dan menghancurkan infrastruktur. Namun, di tengah kekacauan itu, ada sebuah cerita yang luar biasa: sebuah kapal nelayan kayu terseret kuatnya gelombang hingga terdampar di atas atap rumah warga di Kampung Lampulo. Kapal berukuran panjang 25 meter dan lebar 5,5 meter ini bukan hanya sekadar benda mati—ia adalah penyelamat bagi 59 warga Lampulo yang berlindung di dalamnya, menghindari hempasan gelombang yang menelan ribuan jiwa.
