Jalan-jalan ke Kota Banda Aceh akan terasa kurang jika Anda belum mencicipi timpan. Timphan merupakan penganan khas Aceh yang diolah dari tepung, pisang, dan santan. Kue ini memiliki tekstur yang kenyal lagi legit.
Timphan menjadi salah satu kudapan legendaris yang selalu dibuat ketika hari-hari besar dan acara-acara formal. Anda akan menjumpai timphan pada setiap rumah di Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha, di acara pernikahan, sunatan, tunangan, hingga acara adat.
Kudapan satu ini cocok untuk semua orang, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Dalam perkembangannya, timphan tidak hanya disajikan di hari-hari khusus, tapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Kota Banda Aceh.
Timphan bagus disajikan pagi dan sore selagi ngopi atau ngerumpi.
Anda bisa mendapati kudapan timphan di warung kopi tradisional seperti Cek Yuke dan Warung Kopi Solong. Cobalah makan timphan ketika Anda sedang menikmati segelas kopi atau sanger, cita rasanya akan terasa lebih nikmat.
Kue timphan memiliki beberapa varian isi, ada timphan isi kelapa, labu, srikaya, hingga durian. Biasanya, timphan dijual seharga Rp. 2 ribu per potong.
Timphan pun bisa menjadi salah satu oleh-oleh favorit dari Aceh. Jika Anda ingin membawakan buah tangan khas Aceh berupa cemilan, timphan bisa menjadi pilihan yang baik.
